Setelah kita belajar tentang pentingnya memahami dan mengerti diri sendiri, sekarang kita akan membahas tentang cara untuk mengenal diri sendiri. Saat Anda ditanya tentang siapakah diri Anda? Apa jawaban yang akan Anda berikan pada si penanya?
Pada pembahasan kali ini akan saya buat ilustrasi atau contoh untuk memudahkan pemahaman kita.
Berikut ini adalah sebuah percakapan singkat antara si A dan si B:
A: “Siapakah kamu sebenarnya?”
B: “Aku adalah si B”
A: “Aku tidak bertanya tentang namamu, aku bertanya siapa kamu?”
B: “Aku seorang pedagang”
A: “Aku tidak bertanya profesimu, melainkan siapa kamu?”
B: “Aku adalah manusia”
A: “Aku tidak menanyakan jenismu, siapa kamu sebenarnya?”
B: “?????”
Kenyataannya tidak mudah untuk mengenal diri sendiri, mengenal siapa diri kita sebenarnya. Kebanyakan diantara kita mengabaikan hakikat diri yang sebenarnya. Mereka tidak mengenal secara penuh siapa dirinya sebenarnya, apalagi mengetahui untuk apa sejatinya mereka hidup.
Sebenarnya, satu-satunya cara untuk mengenal diri sendiri secara pasti adalah dengan mengetahui siapa Pencipta kita. DIAlah Pencipta, Pemilik, sekaligus Pengendali penuh atas diri kita, Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.
Berbagai cara yang diajarkan oleh guru-guru kita, mulai dari menggali potensi, mengasah bakat, karakter, dll. semuanya itu sebenarnya adalah alat bantu yang digunakan untuk memudahkan kita mencari jalan untuk mengenali diri.
Pertanyaannya sekarang adalah, seberapa jauh Anda mengenal Sang Pencipta?
Miftahur
Latest posts by Miftahur (see all)
- Tidak Ada ‘Teori Pasti’ Dalam Dunia Bisnis - May 19, 2013
- Meraih Sukses Dunia Akhirat Dengan Ridho Orang Tua - April 20, 2013
- Jadi The Best Performance Video Clip di BOIM Awards - February 5, 2013
Berarti jawaban untuk pertanyaan “Siapa kamu sebenarnya?” adalah “Aku makhluk ciptaan-Nya”-kah?
Untuk jawaban pertanyaan di akhir posting, jujur, tidak terlalu jauh. Mungkin hanya beberapa langkah.
BETUL BANGET. jawabannya adalah Hamba Alloh. Makhluk ciptaanNya.
Jati diri yg sesungguhnya ya itu.
tapi nek jawaban “Aku makhluk ciptaan-Nya” kui dinggo neng Interpersonal Skill dosene bu Suada bakal dipertanyakan neh, brarti nek jawabane kui dirimu belum mengenali dirimu secara utuh, masih terlalu umum, belum khusus, nah lo… pie wi jal? intinya adalah psikologi adalah bukan ilmu pasti
Kalau “Aku makhluk ciptaan-Nya” memang masih terlalu umum…
Tapi kalau jawabannya “Aku adalah Hamba-Nya” itu sudah sangat khusus dan spesial…
Jago kali kamu buat blog mas..?ajarin donk..?
Boleh sharing
Saya juga masih belajar Mas…
mantap artikelnya mengingatkan kita kepada pencipta
Alhamdulillah
diri saya adalah makluk ciptaan dri Allah SWT,
benar, begitu pula dengan saya…
Bukannya aku belum mengenal diriku tapi aku ragu bagaimana caraku untuk mehami sejarah hidupku?,setiap hari aku merasa hanya menjalankan apa yang yang ada tampa berfikir untuk melakukan sesuatu yang baru yang bermanfaat untuk hidup dan matiku,menurutku blog ini mengingatkanku untuk menggingat Allah .makasihhhhhhhhhh
Syukur Alhamdulillah jika sedikit artikel ini bisa memberi manfaat untuk Anda
Semoga Alloh senantiasa membimbing Anda ke jalan yang lurus
Per lu di jelaskan pula apa sebenarnya yang di sembah dan yg menyembah. karena jika di jelaskan banyak kalangan yg tidak mengerti dan akhirnya akan jadi sesuatu yg kurang baik. hanya orang2 tertentu yg bisa menerima / umum tidak umum. utk sendiri aja gus.
Assalamu alaikum sahabat . .
Saya ingin bertanya sesuatu . . Pertanyaan ini saya dapat dari guru spiritual saya dan saya di tugaskan untuk mencarinya :
jika kamu percaya pada ALLAH
tolong sebutkan salah satu warisan ALLAH SWT yg diwariskan di dalam diri kita
Wa’alaikumsalam…
Warisan Alloh yang ada dalam diri kita adalah Asmaul Husna. Sifat-sifat Pengasih, Penyayang itu diwariskan oleh Alloh ke dalam diri setiap manusia.
Sehingga hati nurani manusia sejak lahir selalu menyukai kasih sayang, perdamaian, dan membenci segala bentuk kebathilan.
Ini tanda KekuasaanNYA yang tak terbantahkan
Bisa sharing Via Sms Atau Tlpn gak ??? Masih ada yg pengen saya tanyakan ..
Ini Nope ku 085339044664
makasih
Itu sifat rohani sahabatku ..
Tunjukan salah satu sifat yg nampak di jasmani kita ??
saya ingin sharing…
saya merasakan kurang bisa menjalani hidup ini..
banyak orang memberi komentar, saya orang yang tidak bersemangat.
saya selalu memotivasi diri saya tapi sebentar lagi juga ga semangat lagi…
jadi bagaimana caranya?
terus juga saya kurang bisa menerima kritik’n orang,
lha anda siapa coba jawab?
ucapan dan tingkah laku aku yang baik itu lah aku yang sesungguhnya, selebihnya setan.
RUH
Aku adlah Makluk ciptaanNya. Yg dibekali Akal serta pikiran ynk hrz kt jaga ,kt rawat, manfa’atkn serta syukuri smua nikmat yg ada.
aku pernah bertanya pada seseorg,,bagaimana cara mengenal Tuhanku,,trus di jawab,,klo km ingin mengenal Tuhanmu, kenalilah diri km sendiri,,,trus aku baca di posting agan,,” klo km pingin kenal diri km,,maka kenalilah Tuhan km,,,bingung jadinya nih gan
Kita akan mengenal diri sendiri jika kita sudah sadar dimana posisi kita sebagai Hamba, dan posisi Alloh sebagai Tuhan dari sang Hamba.
apa saja tugas hamba, apa saja tugas Tuhan, jangan sampai berbenturan.
Salah satu contoh simpel adalah, tugas Hamba adl Bersedekah (mengikuti perintah Tuhan), tugas Alloh adl Membalas sedekah. Mengenai apa, bagaimana, dan kapan balasan itu diberikan, itu urusan Alloh, tugas Hamba hanyalah Bersedekah.