Menyambung cerita sebelumnya (kalo belum baca dibaca dulu gih), perjalanan pertemanan dengan Silvi pun memberi banyak wawasan. Ternyata banyak sekali blogger-blogger yang seusia dengan diriku. Di SMAN 1 Pare, tempat sahabatku belajar itu hampir setiap anak punya blog meskipun tidak semua yang idup aktif.

Dirikupun juga kenal dengan sahabat blogger yang bernama Dwi Santoso dengan blognya ini. Perkenalan dengan Dwi Santoso ini lebih banyak menggunakan jasa Facebook, selain Dwi diriku juga kenal sama Wishnu Bayu Chandra Januhardi (beh, panjang banget nama kamu Bay) seorang soulmate nya Silvi (eh, bnr soulmate kan! kalo salah betulin ya!).

Entah kenapa kami yang sama-sama ikut lomba dan ada di tempat yang sama selama dua hari berturut-turut tidak juga bertemu. Rupanya Tuhan mempertemukan kami di hari Kamis (jangan tanya kenapa hari kamis).

Saat diriku sudah lelah dan bosan liat acara band hampir tiap hari. Tiba-tiba pas jalan-jalan di IKCC aku melihat sesok tubuh tinggi sedang bersama seorang cewek yang kayaknya aku kenal. Langsung bisa ku tebak kalo yang itu Bayu dan yang satunya Silvi.

Waktu mereka tak minta jabat tangan, eh Silvi malah ga’ tau siapa diriku nie. Katanya beda banget sama di foto, yang difoto tuwh lebih bagus daripada aslinya. Apaaaaaa!!! tapi mungkin hari itu diriku pas capek-capeknya tuwh, jadi keliatan banget kalo ancur beda.

Lalu akupun di pertemukan juga dengan Dwi Santoso, sesosok (rumasamu  opo dhemit tho Mif!), maksudku seorang yg kukira pendiam, ternyata begitu antusias dan agresif Hmm… Dwi memintaku untuk menulis Tutorial tentang blog agar aku bagi-bagi ilmu (ah, kayak udah banyak aja ilmuku. Orang baru sedengkul). Tapi, aku usahakan dech Dwi…

Foto kami bertiga yang berhasil diabadikan adalah seperti ini:

Dwi, Miftahur, Silvi (Edited).jpg

Foto Saat Kopi Darat ini diambil hari Minggu, 9 Agustus 2009. Hari terakhir acara School Contest 3 di IKCC Kediri. Ayo dipilih-dipilih…

bacanya dari kanan: Silvia, Miftahur, Dwi

Lho Mif matamu minus ya!? Koq pake kacamata!? Mataku Alhamdulillah masih normal sodara-sodara, kacamata itu sebenernya tak pake’ pas naik motor. Soale mataku perih kalo terlalu lama kena angin kencang. Nah, daripada tak taruh di tas ntar lecet, aku pake’ terus aja (padumu Mif, padahal sekalian buat gaya tho, hehehe). Tapi wajahku bagusan pake’ kacamata apa ga’ sich?

Koq jadi ngomongin kaca mata!.

Kamis itu, dalam suasana penuh keakraban aku dan Silvi pergi ke warnet buat update blog yang kami buat lomba, dan warnet yang ada di sekitar situ cuma di Dhoho Plaza. (Biyuh, ternyata warnet di dalam Plaza tuwh tarifnya mahal banget. Buat Short time 15 menit aja tarifnya Rp1000,-).

Seperti biasa, sebagai blogger kurang afdhol kalo ga’ sekalian buka email sama Facebook. Sekitar satu jam berkutat sama blog dan lingkungannya, waktu sudah sekitar 13.30 WIB (Waktu Indonesia bagi Blogger). Diriku pun menawarkan buat shalat dulu, mumpung deket masjid Agung.

Ah, kenapa ga sekalian makan siang di sekitar alun-alun ya! kan disana makanannya enak-enak (soale diriku sudah bolak-balik nyoba). Padahal aku sekali-kali juga pengen neraktir sahabat. Itulah, saking asyiknya Kopi Darat sama sahabat jadi lupa sama perut. Maafkan aku ya perut…

Setelah sholat Dzuhur, kami kembali ke IKCC. Sampai disana sang sahabat kehilangan rombongannya, waduwh kasihan. Sebenernya pengen bantuin nyari, tapi anake koq udah lari kian kemari.

Setelah di IKCC tidak beberapa lama, Silvi ngajakin ketemu sama Dwi. Dan seperti sebelumnya, Dwi yang super aktif ini sibuk nyari berita sama gambar. Tapi, kita sempat photo-photo lho!

Tak terasa hari semakin sore dan sang sahabat segera pulang. “wes kesoren, Ibu wes SMS”, katanya. Dan perjumpaan kami kali ini diakhiri dengan pamitnya sang Sahabat untuk pulang ke rumahnya.

Semoga lain kali Tuhan menakdirkan Kopi Darat lagi dengan suasana yang lebih indah dan penuh keakraban lagi…

Semoga persahabatan ini kian erat, tak lekang oleh waktu maupun jarak. Karena Allah bersahabat dengan hambanya yang menjalin persahabatan dalam kebaikan.