Arsip

Macam-Macam Manusia Dalam Menghadapi Karunia Alloh

Manusia dalam menerima ni’mat karunia Alloh terbagi menjadi tiga golongan:

1). Orang yang merasa gembira dengan karunia itu, akan tetapi kegembiraannya bukan di tujukan kepada yang memberi karunia itu melainkan karena kelezatan (kenikmatan) yang dapat dirasakan pada karunia itu.

Orang yang demikian termasuk dalam golongan orang-orang yang lalai.

2). Orang yang gembira dengan karunia itu, kemudian dia mengerti bahwa karunia yang di terimanya itu sebagai ni’mat dari Dzat yang telah memberikannya (yaitu Alloh). Orang semacam ini sesuai dengan FirmanNYA yang artinya:

Katakanlah: “Dengan karunia Alloh dan RohmatNYA, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Alloh dan RohmatNYA itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (Q.S. Yunus: 58)

3). Orang yang gembira sebab Alloh. Maka mereka tidak menyibukkan diri dari karunia itu dengan kenikmatan lahir maupun batin. Melainkan mereka menyibukkan diri dengan melihat Alloh dan pertemuan hatinya denganNYA.

Mereka tidak melihat sesuatu kecuali hanya kepada Alloh. Orang yang demikian sesuai dengan firmaNYA yang artinya:

Katakanlah: “Allohlah (yang menurunkannya) “, kemudian biarkan mereka bermain-main dalam kesesatannya” (Q.S. Al An’am: 91)

Abu Muhammad Abdul Aziz Al Mahdawy berkata: Siapa yang tidak melihat pemberi ni’mat di dalam ni’mat, maka ni’mat itu hanya merupakan istidroj dan menjadi bala’ (cobaan).

Disadur dari terjemah Kitab Al Hikam

5 comments

ilham A.m December 16, 2010 Reply

mas mohon komentarnya yaou saya lagi butuh banget buat mengikuti kontes untuk menikan trafik artikel saya yang saya akan perlombakan di bawah ini mohon kommentar dan doanya silakan mas komentar di sini

fauza December 20, 2010 Reply

wewh… temane nyar ta????di gae adsense ta mif????

mia aswari December 22, 2010 Reply

wah,, aku termasuk yang mana ya…. lo 1&2 sih iya, lo 3 kayaknya belum nyampe’ dah… haha

JUN January 1, 2011 Reply

keknya saia masuk di golongan dua deh, hihihi

ndop January 7, 2011 Reply

pas!!

jumat jumat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related stories