Motivasi

Mengatasi Kegalauan Hati

Dalam artikel kali ini, kita akan belajar tentang cara mengatasi kegalauan hati. Kenapa membahas ini? Karena berdasarkan pengamatan di lingkungan saya sendiri, remaja yang labil saat ini sangat mudah galau. Kegalauan hati yang mereka alami kebanyakan mengakibatkan rasa malas dan tidak bersemangat.

Untuk itu, saya berikut ini adalah cara mengatasi kegalauan hati versi saya:

1. Jika Anda galau, segera ingat pada Sang Pembuat Galau
Ini adalah cara mengatasi kegalauan yang paling ampuh menurut saya. Apapun itu, semangat, sedih, galau, gembira, senang, dll. semuanya dikendalikan oleh Tuhan (Alloh SWT). Dan rumusnya adalah, jika Anda galau, maka pasti ada yang tidak beres dengan keimanan Anda.

Seseorang yang memiliki keimanan kuat dan kenal secara betul dengan Tuhannya, pasti akan selalu berpikir positif. Dia akan selalu menganggap baik apa yang diberikan Tuhan kepadanya.

Nah, untuk mengenal Tuhan secara benar tentu memerlukan ilmu. Maka, jika Anda galau dan belum bisa sepenuhnya mengenal Tuhan. Saran saya adalah datanglah ke majelis ilmu, bertobat, dengarkan MP3 tausiyah tentang Tauhid, bergaulah dengan orang-orang alim, dan selalu berdoa.

2. Jika Anda galau, sibuklah dengan hal yang positif
Seringkali seperti yang saya tulis diatas bahwa kegalauan hati itu menyebabkan rasa malas. Namun, percayalah bahwa Anda masih bisa bekerja dan beraktifitas meskipun dengan rasa malas.

Cara mengatasi kegalauan hati versi saya yang kedua ini adalah dengan terus beraktifitas. Jika Anda galau, lalu berhenti (ngambek) dan tidak beraktifitas, maka kegalauan itu justru semakin mudah menghampiri Anda.

Kadang, kepepet juga bisa jadi solusi mengatasi kegalauan hati. Saat Anda sedang dikejar deadline, entah itu tugas ataupun tanggung jawab, tentu Anda akan mengesampingkan rasa galau dan malas karena Anda tahu resikonya jika Anda tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut.

3. Jika Anda galau, menyendiri atau bergaulah dengan orang-orang yang positif
Ada sebagian tipe orang yang saat ia menyendiri, hatinya akan semakin tenang. Namun ada pula yang sebaliknya.

Nah, jika Anda termasuk dalam orang-orang yang semakin sedih jika sendiri, maka bergaullah dengan orang-orang positif. Jika teman akrab Anda selama ini adalah orang-orang yang memiliki kecenderungan negatif, jangan datangi mereka dulu. Paksa diri Anda untuk datang ke orang-orang positif, meski Anda kurang akrab dengan mereka. Karena mereka akan siap menjadi sahabat baik untuk Anda.

Hmmm… 3 cara mengatasi kegalauan hati ini sudah cukup apa belum ya… Kalau masih kurang, atau mungkin ada yang ingin menambah, silahkan berkomentar dibawah ini.

6 comments

Twicius April 23, 2012 Reply

waduh, makasih nih tips nya, berguna mas, 😀

ndop May 2, 2012 Reply

menulis mas. Menulis di blog. Kalau galaunya bersifat rahasia, berati ditulis di blog rahasia juga. Aku pernah marah banget sama orang, setelah menuliskan amarah itu, entah mengapa marahnya berangsur2 ilang dan di ending tulisan selalu ada kata2 aku minta maaf.

Menulis itu secara tidak sadar akan ditanggap oleh alam bawah sadar kita. Bisa menjadi pemacu semangat. Gara2 nulis itu, endingnya jadi bagus, aku yg minta maaf (padahal secara logika dia yg bersalah). Dan sekarang orang itu sudah mau maafin kesalahanku, tuh khan ternyata belum tentu dia yg salah, kalau persepsinya lain, yg salah bia berbalik ke kita. Jadi jangan sungkan minta maaf kalaupun kita merasa nggak bersalah..

*uhuk2 kok akeh men ki aku nulise*

mamanabdurrahman August 8, 2012 Reply

aku lagi galau karena tidak bisa ketemu dosen untuk tanda-tangan buku skripsi. hiks3x

Juliana sari June 2, 2016 Reply

Saya belum bisa mengenal diri saya sendiri,karna saya dibesarkan oleh kedua orang tua saya yang berbeda agama,mama saya budha dan papa saya islam.dan saya pun berada ditengahnya,saya sendiri pun masih bingung dengan keyakinan saya manakah yang terbaik buat saya…dan sampai saat ini pun saya masih merasakan kebimbangan yang membuat diri saya sendiri menjadi awam dan sulit untuk saya sendiri pun mengenal siapa saya ini…
Manakah yang harus saya pilih yang terbaik buat saya
Dan harus bagaimanakah saya…
Terimakasih banyak sebelumnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related stories