Motivasi

Tidak Punya Bukan Berarti Jadi Penghalang Untuk Bisa!

Saya sering menjumpai beberapa orang yang mengeluh tidak memiliki alat untuk mengembangkan bakat mereka. Mereka mengeluhkan mahalnya biaya untuk membeli sarana yang mereka butuhkan. Sampai disini akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti menekuni bidang yang sebenarnya sangat potensial bagi mereka.

Lalu, apakah benar untuk bisa mempelajari sesuatu kita harus punya alatnya terlebih dahulu?Jika kita melihat secara lebih luas, justru kenyataannya tidak demikian. Saat di SMA saya memiliki teman yang bahkan tidak punya komputer maupun laptop. Namun ia dengan gigih hampir setiap hari berangkat ke warnet untuk belajar blogging hingga akhirnya mahir di bidang SEO.

Di kampus ada teman saya yang mahir menggunakan kamera. Ia paham betul bagaimana cara mengambil gambar dengan baik. Namun kenyataannya ia sama sekali tidak punya alat tersebut. Selama ini ia belajar menggunakan kamera milik rekannya hingga akhirnya bisa dan orang percaya sama dia.

Di rumah, adik saya yang sama sekali belum memiliki handycam ataupun kamera, dipercaya oleh gurunya untuk merekam berbagai event maupun kunjungan yang diadakan oleh sekolah. Tidak jarang pula ada guru yang mengundangnya di hajatan pribadi untuk bagian dokumentasi. Bahkan beberapa waktu yang lalu ia diminta untuk melakukan shooting pembuatan profil sekolah.

Beberapa contoh tersebut cukup menjadi bukti bahwa untuk mahir di suatu bidang, kita tidak harus memiliki alatnya terlebih dahulu. Banyak hal lain yang bisa kita usahakan daripada sekedar mengeluhkan mahalnya biaya membeli alat.Β Bahkan, mereka yang telah memiliki alat belum tentu bisa memanfaatkannya secara baik.

Ingat, kita masih memiliki saudara, teman, komunitas, mentor/guru, dll. Itu sebenarnya adalah sarana-sarana implisit yang telah disediakan Tuhan untuk kita. Tugas kita adalah lebih bersyukur dan memanfaatkan apa yang ada di depan kita semaksimal mungkin.

Untuk menjadi bisa di suatu bidang, tidak ditentukan oleh tersedianya alat yang kita miliki, melainkan sebesar apa kemauan kita untuk mempelajari bidang tersebut.

Bagi teman-teman yang mungkin belum mampu untuk membeli alat yang dibutuhkan, tetap semangat dan manfaatkan sumber daya yang ada di sekeliling kita. Mari mengasah terus kemampuan dan buktikan bahwa kita bisa.

14 comments

ceceu October 19, 2012 Reply

bener tuh mas, masih ada keluarga yang selalu mendukung kita

    Miftahur October 31, 2012 Reply

    Masih ada keluarga, sahabat, dan orang2 terdekat juga… πŸ™‚

ndop October 22, 2012 Reply

aku biyen blajar vector yo nyilih leptope konco kosanku

    Miftahur October 31, 2012 Reply

    Sip! Tak ada alasan untuk berhenti belajar πŸ™‚

ibnu ch October 28, 2012 Reply

ini kadangkal masih menjadi penghalang buatku. . . semoga bisa belajar dari sini. . .

    Miftahur October 31, 2012 Reply

    Tetap semangat Mas! Jika mau berusaha Insya Alloh ada banyak jalan…

Jefry October 28, 2012 Reply

Dulu waktu masih sekolah dan tidak memiliki biaya untuk beli buku saya sering meminjam buku2 yang ada diperpustakaan sekolah dan perpustakaan Pemda. Ini sangat membantu saya dalam mencari materi pelajaran dan soal2..
Teruslah semangat, Insya Allah kesuksesan itu bisa kita raih..
Salam kenal..

    Miftahur October 31, 2012 Reply

    Alternatif yang bagus! Terima kasih sudah turut sharing disini πŸ™‚
    Salam kenal…

iwan November 5, 2012 Reply

Betul sekali, waktu sma aku belajar jaringan juga bukan milikku sendiri lho. Lha wong komputer aja belon punya… hehehe…
Yang penting ada kemauan, pasti ada jalan deh…

Reza November 6, 2012 Reply

Hehe

triawangomez November 10, 2012 Reply

terimakasih mas admin, saya jadi termotivasi..

Deny November 22, 2012 Reply

Saya kepingin terbang, tapi ngga punya pesawat terbang πŸ™
Sukses Mas Miftahur, saya dapet ilmunya πŸ™‚

Setia Adi Firmansyah November 23, 2012 Reply

betul sekali mas πŸ™‚ yang penting masih punya semangat untuk melangkah ke depan πŸ™‚

TONGKONANKU November 23, 2012 Reply

Kuncinya sih kemauan. Kalau memang kemauannya besar untuk mempelajari bidang tersebut, dia pasti akan selalu berusaha menemukan solusi di tengah keterbatasannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related stories