Saat Hari Raya Bertepatan Dengan Hari Jumat

Apabila kita menjumpai Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat, apakah sholat Jumat menjadi gugur karena telah melaksanakan sholat ‘id?

Pada zaman Nabi Muhammad Shollallohu’alaihi wa sallam, Masjid Jami` (masjid besar yang digunakan untuk sholat Jumat) hanya ada di pusat kota Mekah/Madinah, sedangkan yang di desa-desa/pedalaman hanya ada masjid-masjid kecil, atau sering disebut surau/musholla, yang tidak mampu menampung jumlah jamaah yang datang untuk sholat jumat atau sholat ‘id. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di desa/pedalaman bila ingin melaksanakan sholat Jumat atau ‘id, mereka pergi ke masjid besar, atau yang sering disebut masjid jami’. Mereka memerlukan perjalanan yang cukup meletihkan untuk pergi ke masjid jami’ tersebut.

Suatu ketika hari raya bertepatan jatuh pada hari jumat. Ini yang menyebabkan orang-orang yang tinggal di desa merasa kerepotan, karena harus pergi ke masjid jami’ dua kali dalam sehari, padahal perjalanan yang ditempuh terkadang cukup jauh. Bila mereka harus menunggu di masjid sampai waktu jumat, tentu itu terlalu lama bagi mereka. Meskipun begitu sebagian sahabat yang dari pedalaman, ada yang berusaha menunggu di masjid jami’ sampai datangnya waktu jumat. Sebagian lain ada yang kembali ke desa dan kembali lagi waktu sholat Jumat.

Melihat keadaan yang seperti ini, Rosulullah berkata dalam suatu hadist shohih, yang diriwayatkan Utsman Rodhiyallohu’anhu : “Barang siapa (dari penduduk pegunungan/pedesaan) yang ingin melaksanakan sholat jum`at bersama kami maka sholatlah, dan barang siapa yang ingin kembali maka kembalilah.”

Adapun pendapat para Ulama dalam masalah ini adalah sebagai berikut :

  1. Pendapat Ulama Syafi’iyah mengatakan sholat Jumat tetap wajib bagi penduduk kota/sekitar Masjid, sedangkan bagi penduduk desa/pedalaman sholat jumatnya gugur/tidak wajib, berdasarkan hadist di atas.
  2. Pendapat Ulama Malikiyah, Hanafiyah, dan Dhahiriyah mengatakan tidak ada perubahan hukum dalam masalah ini, yaitu wajib melaksanakan sholat Jumat bagi setiap Muslim (baik penduduk desa/kota), dan sunnah melaksanakan sholat ‘Id.

Jadi, jika hari raya jatuh pada hari Jumat, maka bagi kaum Muslimin yang telah melaksanakan sholat ‘Id, mendapatkan kelonggaran untuk tidak mengikuti sholat Jumat. Namun bagi yang ingin mengikuti sholat Jum’t pun tetap sah dan disunnahkan.

Sedangkan bagi imam Masjid, untuk tetap mendirikan sholat Jumat untuk memberikan kesempatan bagi kaum Muslimin yang tidak sempat mengikuti sholat ‘Id atau ingin menunaikan sholat Jumat. Hal ini didasarkan pada Sabda Rosulullah Shollallohu’alaihi wa sallam yang artinya, “Nabi melakukan sholat ‘Id dan memberi keringanan dalam sholat Jumat, beliau bersabda: ‘Barangsiapa ingin sholat Jumat, maka sholatlah. Dan sesungguhnya kita telah berjama’ah (fa inna mujammi’un)’.” (H.R. Turmudzi)

Wallohu’alam Bisshowab

disadur dari : pesantrenvirtual.com

9 thoughts on “Saat Hari Raya Bertepatan Dengan Hari Jumat”

  1. dikampung ane dulu juga begitu, pas bertepatan dg hari jumat, sholat jumatnya ngga dilaksanakan….tapi sekarang sudah berubah….

    btw minal aidzin walfaidzin yaa…
    mohon aaf lahir batin…

    Reply
  2. @The Lect0r: Hadaaaah . . . Whatever :O

    @aming: Mohon Maaf lahir Batin juga 🙂

    @attayaya jadi anak smp: Mohon Maaf lahir Batin juga 🙂 Yupz 😀 Pelajar SMA juga Mbak.

    @JUN: Sebenernya sderhana kq 🙂 Mohon Maaf lahir Batin juga 🙂

    @mubaroki: Hadeh . . . okelah . . . 😀

    @tomi: mohon Maaf lahir Batin juga 🙂

    Reply
  3. What an inspiring blog you wrote! I totally like the useful info shared in the article.charms has become the hot fashion in the modern trend.

    Reply

Leave a Reply to aming Cancel reply