Miftahur.com

The Official Blog of Miftahur Roziqin
miftahur "Selamat datang di miftahur.com, blog pribadi Miftahur Roziqin, tempat menulis artikel-artikel motivasi, pengembangan diri, sharing informasi, opini, aktifitas, serta perjalanan karir dalam hidup saya"

Jadikan setiap kunjungan Anda berarti




tas etnik, tas maika, tas konoka, tas etnik maika

Hukum dan tata cara Qurban menurut Madzhab Syafi’i

Wah, tak terasa besok udah Hari Raya Idul Adha. Malam ini Takbir berkumandang dimana-mana (lha dirimu koq malah ngeblog tho Mif…) yah, disela-sela waktu takbiran malam ini masih kusempatkan diri ini untuk merawat ‘kebun’ tercintaku ini.

Dan kali ini diriku mau share sedikit ilmu tentang Qurban (share koq dikit-dikit…dasar pelit) emang tau nya baru segini koq, hehehe. Yang mau ku share disini adalah hukum dan tata cara Qurban menurut Madzhab Syafi’i.

Menurut Bahasa, Qurban berasal dari bahasa Arab QORUBA yang berarti : dekat. Qurban berarti Pendekatan (PeDeKaTe). Maksudnya ibadah qurban ini adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (Taqorrub).

Menurut istilah, Qurban berarti acara penyembelihan binatang ternak yang dilakukan pada hari raya haji (Idul Adha), yaitu tanggal 10, hari Tasyrik (11, 12 dan 13) Dzulhijjah, yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Hukum menyembelih hewan qurban adalah sunnah muakkad bagi muslim, yang baligh dan berakal. Tiga hal ini juga menjadi syarat atas setiap perintah yang wajib dan yang sunnah. Khusus untuk melaksanakan ibadah Qurban, juga disyaratkan mampu secara ekonomi untuk melaksanakannya sebagaimana ibadah haji (yang belum mampu ‘seperti diriku’ ga usah ngoyo, nanti siapa yang nerima daging qurban nya kalo semuanya pengen kurban :D ).

Syarat Sah Berqurban
Syarat sah melakukan qurban adalah sebagai berikut :

  1. Binatang qurban hendaknya tidak cacat. Seperti rusak matanya, sakit, pincang, kurus dan tidak berdaya.
  2. Binatang qurban telah mencapai umur tertentu. Bagi domba telah berumur satu tahun lebih atau telah berganti gigi (poel), kambing telah berumur dua tahun lebih dan sapi atau kerbau telah berumur dua tahun lebih. Bagi sapi atau kerbau berlaku untuk korbannya 7 orang berdasarkan riwayat Jabir bin Abdullah yang mengatakan, bahwa Kami telah menyembelih qurban bersama Rasulullah saw. pada tahun Hudaibiyah, satu ekot unta untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang. Sedangkan satu ekor domba/kambing untuk satu orang diqiaskan kepada denda (dam) meninggalkan wajib haji.
  3. Qurban dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Yaitu mulai terbit fajar Tanggal 10 Dzulhijjah, sebaiknya setelah melaksanakan shalat idhul adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.

Sunnah-sunnah dalam Berqurban

  1. Memilih binatang qurban yang gemuk (jangan eman-eman kalo qurban pasti bakal diganti koq)
  2. Mengikat binatang qurban beberapa hari menjelang idhul Adha sebagai syi’ar (tapi juga diberi makan lho!).
  3. Tidak memotong kuku dan bulu binatang qurban sejak awal bulan Dzulhijjah (lebih baik dibersihkan saja).
  4. Membaca basmallaah ketika menyembelih hewan qurban (yang wajib adalah menyebut Nama Allah saat menyembelih).
  5. Membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW. dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  6. Membaca takbir.
  7. Berdo’a agar diterima qurbannya.
  8. Melakukan penyembelihan qurbannya dengan tangannya sendiri bagi pria, sedangkan bagi wanita mewakilkan kepada pria.
  9. Kalau penyembelihannya diwakilkan, orang yang berkurban menghadiri penyembelihan kurbannya.

Bolehkah orang yang beribadah qurban memakan daging qurban nya sendiri? Menurut mazhab Syafi’ii, Maliki, dan Hanafi, orang yang beribadah qurban boleh hukumnya untuk memakan daging qurban nya sendiri, dan boleh pula bagi keluarga nya yang menjadi tanggung jawabnya untuk ikut serta memakannya. Bahkan sunnah untuk memakan daging qurban nya sendiri. Sedangkan menurut mazhab Hambali adalah wajib memakan nya.

Menurut Madzhab Syafi’i, tidak boleh memberikan daging qurban kepada orang non muslim, sebagaimana zakat fitrah. Karena ia tidak digolongkan dalam kelompok orang yang berhak menerimanya.

Tidak boleh memberikan kepada fakir dan miskin daging qurban setelah dimasak atau dalam bentuk jamuan makan bersama secara keseluruhan karena hak mereka adalah hak kepemilikan dan bukan hak untuk makan, sehingga mereka akan dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan, misalnya mereka butuh menjual daging nya.

Akan tetapi, boleh juga memberikannya sebagiannya dalam bentuk daging mentah dan sebagian lainnya setelah dimasak atau dalam bentuk jamuan makan bersama. Hal ini berbeda dengan pemberian kepada orang kaya (cukup ekonominya), yakni boleh memberikan kepadanya daging qurban setelah dimasak atau dalam bentuk jamuan makan bersama (karena mereka memang tidak butuh menjual daging nya).

Hmmm… kayaknya udah cukup panjang ya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat teman-teman.


Penulis:


miftahur roziqin adalah seorang Blogger Nusantara yang memiliki kegemaran di bidang IT dan Entrepreneurship. Senang menulis artikel-artikel motivasi, pengembangan diri, sharing informasi, opini, aktifitas, perjalanan karir, dll.

Kontak: Berlangganan artikel saya RSS feed

33 Responses to Hukum dan tata cara Qurban menurut Madzhab Syafi’i

  1. Piasa says:

    Aq sudah p0el, kuk bel0n di daftarin jadi kurban z ?

    Hmm. . . Pantesx q d jadiin kurban paan nich ?
    :?

  2. tuanhendro says:

    terima kasih… udah ngingetin lg..
    jd ingat masa2 di MDA.. :)

  3. Anas says:

    Wah, thanks mas infonya.. Masyarakat sekarang suka seenaknya sendiri, masak kambing keceng, kurus, dan ceking dikorbankan!

  4. uny says:

    ia…..

    terima kasih ya….atas infonya….
    kapan ya aqku bisa qurban sendiri…..

  5. ufianda says:

    met idul adha……
    ayo makan2…..

  6. Miftahur says:

    @Piasa: Ssst… jo banter-banter nek ngomong Poel, dadi rebutan ngku (pengen nyate daging alot, hehehe…)

    @Tuanhendro: Sama sama… Hmmm… MDA? apaan ya…

    @Anas: Hehehe… kalo itu sih kayaknya ga’ niat Qurban, cuma pengen manfaatin hewan sortir an daripada dibuang. wakakak…

    @Uny: Semoga Tahun depan kita sama-sama bisa Qurban Mbak… Amiiin

    @Ufianda: Selamat Idul Adha juga… ayo nyate2…

  7. tary says:

    nice info….kunjungan balasan nih, slm kenal ya

  8. zaki says:

    nice info…. trimakasih

  9. technosurvivor says:

    wahh. . .9 komentar. . .

    mampir ke blogku yaa.. .:D :q:

    :m: :m:

  10. sutrisno says:

    info yang menarik… makasih atas infonya..

  11. DianRibut says:

    HIDUPKAN BLOG INI. . .

  12. Miftahur says:

    @tary: Terima Kasih mbak Tary… this is a piece of Fiqih Islam Law…

    @zaki: Terima kasih juga… udah dibaca kan… :n:

    @technosurvivor: Dirimu juga udah 10 Komentar nuw… Wkwkwkwk… udah mampir Bos…

    @sutrisno: Sama-sama…

    @DianRibut: Kunjungi Blog ini ->Miftahur.com :D

  13. yos says:

    brow,,
    punya cerita atau kisah2 tentang Ismail(Ismael) ngga?
    bagi dunk…
    ngga tahu kenapa gue kok penasaran ya???

  14. Wong Jalur says:

    Bagus nih infonya, salam kenal dan hangat dari Palembang.

  15. Tahun ini masih belum motong Qurban nih…….. :b: :b: :b:

  16. anny says:

    Tahun depan insya Allah harus bisa kurban
    Oh ya kalo belum aqiqah berarti harus aqiqah dulu ya baru kurban?

  17. mala says:

    waaahh, beberapa sunnahnya saya baru tau.. (dasar eo’) :D
    thanks 4 sharing ya..

  18. mala says:

    kok avatarq jelek, sih??! :r:

  19. Huda says:

    blog yg informatif, n menarik tentunya, :)

  20. Miftahur says:

    @yos: Udah tak konfirm di Blognya sampean Mas… :) :l:

    @Wong Jalur: Terima Kasih Mas… :q: Salam kenal juga… Salah Hangat dari Nganjuk

    @Kuliah Gratis: Semoga Tahun depan bisa… Amiiin…

    @anny: Yups… :i:

    @mala: :n: Buat ganti Avatar bisa langsung ke gravatar.com aja Mbak… ^_^

    @Huda: Terima Kasih Mas Huda… :q: Salam Kenal Mas…

  21. vany says:

    apakah ini termasuk bahan ajaran agama di sekolah?
    hehehe
    makasih udah mampir di blogkuw ya, dek….
    udah bahagia kan sekarang? :D

  22. Kika says:

    Semoga aku masih sempat berkurban tahun ini… Meski telat. :q:

  23. ian says:

    eh, cos aku belum punya penghasilan sendiri, jadi ya ikutan gag ngoyo :D

    ikutan ‘satu garis’ denganmu aja :i:

  24. bidan desa says:

    makacih sudah singgah, info yang sangat berguna…….

    jabat erat selalu

  25. demoffy says:

    Wah kayaknya, fasiq banget temen ku ini,… :) :q:

  26. malam………..
    lengkap dan snagat baik postingannya bang
    salam hangat selalu

  27. Miftahur says:

    @vany: Udah kak!!! Makasih juga kunjungannya…

    @Kika: Amiiin…

    @Ian: Kita senasib… :i:

    @bidan desa: Sama-sama Bu… :q:

    @demoffy: Fasiq??? :a: Fasih kaliy… :i: hayhay…(Miftahur sok mode on) :D

    @dobleh yang malang: Terima Kasih… udah dibaca kan… :n: Salam kenal…

  28. Suryadi says:

    Terimakasih atas pencerahannya, kebetulan neh lagi musim qurban. boleh minta tambahan pencerahan dalil yang kuat tentang memberi daging qurban kpd Non-Muslim adalah Haram. karena hal ini menjadi perdebatan diantara teman2. Syukron

  29. euis says:

    jazakalloh ya akhi atas infonya moga Alloh menambahkan ilmuNya untuk kita semua,aamiin

  30. malla says:

    terimakasih info dan ilmu nya.. sangat bermanfaat skali.. :)

  31. muchlis says:

    Assalamu’alaikun Bro,
    Sebaiknya anda mencantumkan sumber rujukan buku/kitab yang menjadi acuan anda, sehingga kami bisa melihat/membacanya lebih detail serta untuk menghindari fitnah yang mengatas namakan Imam As Syafi’i rahimahullah
    terima kasih

  32. smart says:

    Benar Kang Muchlish…bukan apa-apa, untuk menjaga fitnah saja hehe
    Ala kulli hal…vote bermanfaat! :)
    wasalam

  33. afhyka says:

    ghamsahamida….!
    (terima kasih)tas infox

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Blogroll


Blogger Nusantara
banner kotaangin.com
Komunitas Blogger Jogja

Berlangganan Artikel


Enter your email address:

Delivered by FeedBurner