Titrasi Asam dan Basa

Untuk mengetahui molaritas larutan yang belum diketahui, kita dapat melakukan titrasi asam dan basa.

Alat dan Bahan

Alat:

  1. Tabung Reaksi
  2. Pipet Tetes
  3. Gelas Ukur
  4. Tabung Labu

Bahan:

  1. HCl
  2. NaOH 0,1 M
  3. Fenolftalin / PP
  4. Air

Cara Kerja

Percobaan 1:

  1. Memasukkan 20 tetes larutan HCl kedalam tabung reaksi, kemudian menetesinya dengan fenolftalin/PP.
  2. Menetesi larutan HCl dengan larutan NaOH dengan terus mengguncangkan tabung reaksinya.
  3. Menghentikan penetesannya saat terjadi perubahan warna yang tetap yaitu merah muda.
  4. Mengulangi percobaan tersebut hingga 3 kali.

Percobaan 2:

  1. Memasukkan 20 tetes larutan cuka (CH3COOH) kedalam tabung reaksi, kemudian menetesinya dengan fenolftalin/PP.
  2. Menetesi larutan cuka (CH3COOH) dengan larutan NaOH dengan terus mengguncangkan tabung reaksinya.
  3. Menghentikan penetesannya saat terjadi perubahan warna yang tetap yaitu merah muda.
  4. Mengulangi percobaan tersebut hingga 3 kali.

Tabel Pengamatan

Percobaan 1:

No. Larutan Membutuhkan NaOH (tetes)
1 HCl 125
2 HCl 85
3 HCl 60

Percobaan 2:

No. Larutan Membutuhkan NaOH (tetes)
1 CH3COOH 187
2 CH3COOH 187
3 CH3COOH 238

Permasalahan

Percobaan 1:

HCl + NaOH à NaCl + H2O

Menghitung molaritas HCl:

20 tetes = 1 ml

V NaOH = 90/20 = 4,5 ml

Mol NaOH = M . V = (0,1 x 4,5)/1000 = 4,5 x 10-4 mol

Mol HCl = Mol NaOH = 4,5 x 10-4 mol

Mol HCl = M . V

M  = mol/V = (4,5 x 10-4 mol) / (1 x 10-3 L) = 0,45 mol

Molaritas HCl = 0,45 M

Percobaan 2:

CH3COOH + NaOH à CH

Menghitung molaritas CH3COOH dan kadar keasaman CH3COOH

V CH3COOH = 304/20= 15,2 ml

Mol NaOH = M . V = (0,1 x 15,2) / 1000 = 1,52 x 10-3 mol

Mol CH3COOH = mol NaOH = 1,52 x 10-3 mol

Mol CH3COOH = M . V

M = mol/V = (1,52 x 10-3 mol)/(1 x 10-3L) = 1,52 M

Molaritas CH3COOH = 1,52 M

Kadar Keasaman

Kadar = m/p x 100%

Kesimpulan

Jadi, melalui titrasi kita dapat mengetahui molaritas suatu zat yang belum diketahui.

3 thoughts on “Titrasi Asam dan Basa”

Leave a Comment